girl In Wine Blog

Ingenue and live in a simple life

My Baby Boy December 10, 2015

Filed under: Uncategorized — estrida @ 5:00 pm

02 Desember 2015

Puji Tuhan telah lahir ke dunia putra kami dalam keadaan sehat.

IMG-20151203-WA0011

Nikanor Derick Sitorus

 

My Birthday 2015 November 19, 2015

Filed under: Uncategorized — estrida @ 10:15 am

23 september 2015

Kurasakan anugerah Tuhan dari hari ke hari, kurasakan berkat yang terus mengalir tiada henti. Trima kasih Tuhan buat penyertaanmu sampai hari ini, di pertambahan umurku, Engkau masih menunjukkan kasihmu.

Terima kasih papa senantiasa mendampingiku, trima kasih boruku sudah hadir dalam hidup kami, trima kasih Tuhan buat adek nata yg Kau beri saat ini dan berkat berkat lainnya yang tidak pernah habis kami terima.

 

img1442883373103 img1443053749260

 

Waiting for You My Baby N

Filed under: Uncategorized — estrida @ 9:24 am
Tags: , , ,

Gak terasa uda 8 bulan bersamamu anakku, tinggal menghitung hari kita tatap muka. Mama,papa dan kk nata gak sabar menanti kehadiranmu sayang, sehat sehat yah dek di dalam.

Sudah lengkap sepasang malaikat menemani Papa dan Mama di tiap hari. Lengkap kebahagian kami nak.

Teringat masa lalu waktu mengandung kk mu nata, gerakannya gak segesit adek sekarang, adek banyak banget gerakannya. kk nata dan adek sama sama gak buat mama mual mual, smuanya terasa lebih mudah. Doa mama dan Papa, kk dan adek slalu sehat sehat yah dan jadi anak yang baik. Doa Mama dan Papa slalu bersama kalian.

Lov u My baby N

dari Papa, Mama, dan KK Renata Valeria

Waiting for you My Baby N

Waiting for you My Baby N

 

Manfaat Madu – Clover Honey February 9, 2015

Filed under: Uncategorized — estrida @ 6:49 am
Tags: , , ,

HD Clover Honey berasal dari bunga clover yang dinyatakan sebagai madu terbaik oleh peternak lebah di seluruh dunia. Rasanya enak dan teksturnya sangat lembut. HDI Clover Honey mengandung madu murni dan diolah secara alami sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan Anda.

HDI Clover Honey

HDI Clover Honey

HDI Clover Honey memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Manfaat-manfaat itu adalah:

• Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan, seperti:

• Mengatasi konstipasi/sembelit.

• Membantu mengatasi luka (tukak) pada lambung.

• Meningkatkan penyerapan nutrisi, salah satunya kalsium.

• Menjaga keseimbangan bakteri menguntungkan dan menghambat bakteri merugikan yang dapat menyebabkan tukak lambung.

• Sebagai sumber energi yang baik. HDI Clover Honey mengandung fruktosa dan glukosa yang mudah diubah tubuh menjadi energi.

• Sebagai pengganti gula yang aman sehingga baik bagi penderita diabetes. Pengaruh HDI Clover Honey terhadap kenaikan gula darah relatif lebih rendah dibandingkan gula biasa.

• Memiliki sifat mukolitik (mengencerkan dahak) sehingga baik untuk sistem pernafasan.

• Membantu mengatasi keterlambatan bicara pada anak.

• Membantu menyembuhkan luka berair atau bernanah karena HDI Clover Honey memiliki sifat higroskopis (menarik air).

 

HDI Clover Honey lebih baik dari madu-madu yang beredar di pasaran karena:

• HDI Clover Honey mengandung madu murni yang berasal dari bunga clover yang dinyatakan sebagai madu terbaik oleh peternak lebah di seluruh dunia.

• Terjamin kealamiannya karena diproses tanpa penambahan air, pengawet, dan gula.

• Tidak mengalami proses pemanasan dan penyaringan yang hanya akan menghilangkan kandungan nutrisinya.

• Mengandung royal jelly dan bee pollen yang semakin memperkaya kandungan nutrisinya.

• Memiliki kandungan air yang sangat sedikit, yakni hanya 17%. Semakin sedikit kandungan airnya, maka semakin sulit bakteri berkembang di madu tersebut.

 

HDI Clover Honey hadir dalam kemasan plastik berisi ½ kg dan 1 kg.

 

Saran Konsumsi:

• Untuk konsumsi sehari-hari, larutkan satu sendok makan HDI Clover Honey ke dalam segelas air bertemperatur normal atau mengoleskannya pada roti, wafel, atau pancake.

• Untuk luka, oleskan HDI Clover Honey secara tipis-tipis di permukaan luka.

*cocok untuk dikonsumsi anak di atas 1 tahun dan dewasa

 

Untuk Pemesanan, bisa menghubungi saya Santi Estrida, 085270062606, email : estrida@gmail.com, line : estrida

 

our habit is like a tree January 27, 2015

Filed under: Uncategorized — estrida @ 4:10 am

di sela pekerjaanku, aku menyempatkan diri browsing ttg tanaman, masakan dan bisnis online 😀 maklum, namanya ibu muda pengen exist…heheheh…

di salah satu situs bisnis yang akan kujalani kulihat link yang begitu menggoda “kebiasaaan itu seperti pohon”, wah seperti nya ini menarik sekali untuk dibaca. this is a good word. seperti biasa aku coba mengkoleksi hal hal yg kudapat dan menyimpannya dalam blog ku ini.

tree

Di suatu hari yang cerah, mentari bersinar sangat indah. Seorang guru memberikan materi pelajaran kepada murid-muridnya sebagaimana biasa.Tiba-tiba muncul ide kreatif di dalam pikirannya.


Dia mengajak anak-anak murid keluar kelas untuk belajar di ruang terbuka supaya mereka bisa merasakan udara segar dan menikmati suasana di alam lepas. Ketika perhatian semua murid tertuju kepadanya, dia memberi isyarat dengan tangannya supaya salah seorang murid mengambil sebuah bijian yang baru tumbuh di taman sekolah.


Seorang murid segera bangkit dan mencabut bijian yang baru tumbuh itu. Kemudian guru itu kembali meminta anak yang lain mencabut bijian yang lainnya yang baru tumbuh. Tanpa ada kesulitan apapun si murid mencabutnya.

Selanjutnya guru itu menunjuk ke sebuah pohon besar dan meminta murid-murid untuk mencabutnya bersama-sama. Semua murid serempak berkata itu hal yang mustahil mereka lakukan. Karena pohon itu sudah tua dan besar sekali. Mereka tidak mempunyai kekuatan melakukan itu.

Dengan spontan senyuman guru itu mengembang di bibirnya dan ia segera menyampaikan inti pelajarannya:

Ananda sekalian, tumbuhan ini seperti kebiasaan jelek kita. Setiap kali suatu kebiasaan jelek terpendam lama di dalam diri kita dan waktupun berlalu, kita tidak akan mempunyai kekuatan untuk mencabut dan membuangnya. Dia akan mencengkram kuat dan kitapun tidak akan bisa membebaskan diri darinya. Sekalipun suatu saat kita mampu menebangnya, tapi akarnya hampir tidak mungkin kita cabut.

Untuk itu, selagi masih di usia kecil ini kalian sangat mudah merubah keadaan kalian, sebelum kesempatan untuk itu berlalu, tidak akan kembali. Siapa yang tumbuh di atas sifat yang tidak baik akan tetap seperti itu untuk selama-lamanya kalau ia tidak segera merubahnya selagi ia masih muda.

 

kisah suami yang ditinggal istri tercintanya November 26, 2014

Filed under: motivation — estrida @ 7:45 am

Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.

Begitulah yang kurasakan, karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.

Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur. Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.

Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.

Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, aku langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam.

Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut danâ?¦.. di sanalah sumber “masalah”nya â?¦ sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Ohâ?¦Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anakku yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat:

“Ayah, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya . Karena aku takut mie”nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku, aku minta maaf,ayah â?¦ “

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku, tetapi, aku tidak ingin anakku melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangisku. Setelah beberapa lama, aku hampiri anakku, kupeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, aku mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun, belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal. Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, “Aku minta maaf, ayah”.

Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara “pertunjukan bakat” yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu.

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahuku, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis,aku yakin , jika istriku masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Tapi astaga, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelponku dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anakku telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun aku sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anakku lagi, tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena aku merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : “Maaf, ayah”. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah aku mendorong anakku ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya? Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : “Surat-surat itu untuk ibuâ?¦..”. Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. â?¦. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: “Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?” Jawaban anakku itu : “Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus”. Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan.

Aku bilang pada anakku, “Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Aku berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapiâ?¦. aku jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur “ibu sayang”, Aku sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara “Pertunjukan Bakat” di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut. Tapi kamu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.

Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencariku, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

Ibu, setiap hari aku melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Aku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua. Tapi bu, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat kamu? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul ?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena aku tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istriku

Note : Untuk para suami dan laki-laki, yang telah dianugerahi seorang istri/pasangan yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari pada istrimu. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.

Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya.

 

My Lil’ Family July 10, 2014

Filed under: Uncategorized — estrida @ 3:43 pm

Renata & Papi

Renata & Papi

1419690931874

Babtis Renata

1419093452035

@themepark-Family time

IMG_20140316_185710
@sun plaza

C360_2014-11-08-13-10-52-498

Renata Valeria

C360_2015-01-11-17-08-00-695

Wedding Ring